Welcome To My Blog J
Minggu, 02 September 2012
Cinta Seorang Pembalap Liar
Di Awal cerita ini gw mau minta maaf buat kalian pembaca cerita/note ini karena cerita yang mungkin menurut kalian kurang bagus karena ini pertama kalinya saya membuat sebuah cerita pendek... :) terima kasih..
BAB I " Pertemuan "
Berawal dari Jalan di Sektor 9 Bintaro pukul 00.00 WIB , para pembalap liar telah berkumpul untuk menampilkan performa mereka. Mereka mempunyai RK (Racing King) yang setiap malam selalu memenangkan berbagai balapan, dia bernama Alex.
Pada suatu malam di tempat yang sama , dimana balapan tengah berlangsung, terjadi sebuah kecelakaan yang menyebabkan Alex cedera. Teman - teman Alex pun membawa Alex ke rumah Sakit terdekat, dan Alex segera mendapatkan perawatan yang memadai. Teman - Teman Alex Mendoakan Kesembuhannya, agar cepat berkumpul dan bersenang - senang kembali.
Beberapa minggu setelah di rawat Alex pun akhirnya sembuh dari cedera, dan teman - temannya pun senang. Seminggu setelah itu, Alex mencoba kembali mengendarai motor yang membuatnya kecelakaan. Tetapi Alex belum dapat menguasai motor tersebut karena ternyata Alex mengalami trauma akibat kecelakaan itu. Walaupun begitu, tetapi teman - temannya tetap menyemangati dia.
Pada Saat Alex Sedang berlatih mengendarai motor di Jalan dekat rumahnya di Sektor 3 Bintaro, Alex tanpa sengaja hampir menabrak seorang gadis bernama Rana. Alex meminta maaf dan disitulah pertemuan pertama mereka terjadi. Alex menceritakan kecelakaan yang di alaminya kepada Rana dan bercerita banyak tentang dirinya, kecuali satu hal yaitu dia tidak mengatakan bahwa dia adalah seorang pembalap liar.
Merekapun semakin akrab setelah 1 bulan berkenalan. Pada suatu malam, dimana bulan purnama hadir menerangi malam, Alex mengajak Rana bertemu di suatu tempat. Setelah mereka bertemu, Alex tanpa basa basi mengatakan bahwa dia mencitai, menyayangi Rana dengan sepenuh hatinya. Rana terkejut mendengarnya, Tapi dia menerima cinta Alex, karena dalam hatinya pun dia juga mencitai Alex sepenuh hati.
Sebulan setelah mereka berpacaran, Alex semakin mencintai dan menyayangi Rana, begitupun sebaliknya Rana juga semakin mencintai dan menyayangi Alex. dan mereka bersumpah akan saling setia satu sama lain.
BAB II " Tragedi "
Beberapa hari setelah sumpah mereka, di malam hari tanpa sepengetahuan Rana, Alex pun kembali balapan. Tetapi karena kondisinya yang masih belum dapat menguasai motor dia kembali terjatuh, tetapi tidak separah yang pertama, hanya luka kecil yang di alaminya. Mengetahui hal itu Rana segera memutuskan Alex, karena dia tidak suka dengan orang yang senang balapan. Alex berusaha untuk memberikan pengertian kepada Rana tetapi Rana tidak mendengarkan Alex, dia pergi begitu saja.
Beberapa bulan setelah kejadian itu, Alex yang masih tetap mengikuti balapan liar tidak pernah dapat kabar apapun dari Rana, bahkan rumah yang dulunya rumah Rana kini telah berganti pemilik. Menyesal atas kejadian yang lalu Alex berusaha mencari tahu keberadaan Rana. Alex pun mencari berbagai informasi dari teman dekat Rana dan orang - orang sekitar rumah Rana yang juga dekat dengan Rana. Tetapi hasilnya nihil.
Suatu hari saat matahari di puncak tertingginya, Alex mendapatkan sebuah telepon yang mengatakan bahwa Rana mengalami kecelakaan tabrak lari dan sekarang dia sedang berada di rumah sakit Harapan Kita dengan Kondisi yang sangat kritis. Penelpon itu ternyata adalah adik angkat Rana. Mengertahui kabar itu, Alex pun segera berangkat menuju Rs. Harapan Kita. Setibanya di Rumah Sakit, Alex menemui Adik Rana di depan Ruang UGD dimana Rana sedang ditangani oleh dokter. Adik Rana berkata bahwa Rana ditabrak lari oleh seseorang pembalap liar di daerah yang dia sendiripun tidak tahu. Berbekal ciri" pembalap tersebut Alex pun segera mencari informasi mengenai pembalap itu, dan setelah mendapatkan berbagai informasi, dia mengetahui bahwa pembalap itu adalah temannya sendiri yang bernama Adrian. Dengan segera Alex berangkat menuju rumah Adrian dan setiba disana tanpa banyak bicara Alex menghajar Adrian, karena kesal dipukul Adrian pun membalas memukul Alex, tak berapa lama Bobby teman Adrian melerai dan mengatakan bagaimana kalau mereka berdua balapan saja, bila Adrian menang dia dinyatakan tidak bersalah, tetapi bila Alex yang menang Adrian harus menanggung semua biaya rumah sakit Rana, dan merekapun setuju.
Hari balapan pun tiba, dan mereka mulai berlomba, tapi ternyata motor Alex telah di Sabotase oleh Adrian, sehingga pada saat balapan kedua rem motor Alex tidak berfungsi. Pada saat belokan pertama Alex terkejut mengetahui bahwa motornya tidak dapat mengerem, dengan kecepatan 80km/h Alex menabrak pembatas jalan dan membuat dirinya dalam kondisi kritis. dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kita, dimana Rana dirawat.
BAB III" Perpisahan "
Tersadar dari kondisi kritisnya, Rana diberitahu oleh adiknya bahwa Alex yang berusaha untuk dirinya mengalami kecelakaan dan berkondisi kritis sedang dirawat di rumah sakit yang sama. Rana segera mencari dokter yang merawat Alex, setelah bertemu dokter menjelaskan bahwa kondisi Alex kian memburuk karena Hatinya mengalami luka yang cukup serius karena bentrokan di daerah Hati, dan membutuhkan donor Hati. Tapi dokter berkata bahwa itu tidak mungkin, karena bila orang mendonorkan hatinya dia tidak akan bisa hidup lebih lama, karena tidak bisa menetralisir racun yang terdapat dari makanan dan minuman yang di konsumsinya. Mengetahui kondisi Alex yang sangat kritis, Rana pun berkata kepada dokter untuk memberikan hatinya kepada Alex, dan dia bersedia mati demi orang yang dicintainya.
Beberapa hari kemudian operasi besarpun dimulai, Rana dan Alex di satukan di ruang UGD untuk operasi Hati. Setelah berjam - jam operasi akhirnya operasi berhasil dilakukan dengan sukses. Tetapi dokter tidak bergembira karena mereka harus kehilangan satu orang pasien mereka yaitu Rana yang mendonorkan Hatinya untuk kekasihnya Alex.
3 minggu setelah operasi besar, Alex tersadar dari kondisi kritisnya dan berangsur - angsur sembuh. Setelah Alex benar - benar sembuh, seorang perawat memberikan surat kepada Alex, dia mengatakan bahwa surat tersebut dari Rana.
surat itu bertuliskan
" Untuk Kekasihku tercinta Alex
Dear Alex, aku mau kamu tahu bahwa selama kita berpisah aku tidak pernah tidak memikirkan dirimu, setiap hari aku selalu membayangkan hari - hari yang pernah kita lalui. Tiap malam dirimu selalu muncul dalam mimpiku. Sekarang ku berikan hatiku padamu, agar kau selalu mengingatku setiap detik selama sisa hidupmu. Aku bahagia bisa bertemu dan merasakan hidup bersama dengan dirimu, walaupun hanya tuk sebentar saja. Aku senang bisa mengenalmu dan bisa mencintaimu, maaf, pertemuan ini harus aku akhiri sampai disini. Selamat Tinggal.
Rana"
Mengetahui Rana telah tiada, Alex menangis terisak - isak. Tapi dia tersenyum karena mengetahui bahwa Rana sekarang tinggal di dalam dirinya. Sejak saat itu Alex memutuskan untuk berhenti balapan dan memulai kehidupan yang lebih baik. D
Hdup ini begitu singkat, dan kita tak bisa mengulang waktu yang telah berlalu, pergunakanlah waktu tuk hal yang berguna dan bermanfaat agar tak menyesal di kemudian hari..
~salam Penulis~
Langganan:
Postingan (Atom)