Free Fire Pointer Blue Cursors at www.totallyfreecursors.com
Bagus K Hapsoro: 2016

Welcome To My Blog J

Rabu, 28 Desember 2016

Cinta

Pengorbanan
Cinta butuh pengorbanan
Tak menuntut balas
Rela tersakiti
Kadang gelap
Namun kadang terang

Kagum
Kecantikanmu membuatku kagum
Meninggalkan senyum dibibir
Terpaku dalam memori
Tak terikat oleh waktu
Abadi hingga akhir nafas

Sayang
Aku menyayangimu setulus hati
Memeluk erat dirimu
Mencium dahimu
Membisikan rindu di telingamu

Sulit
Mungkin sulit tuk kita bertemu
Terpisah jarak
Berbeda budaya
bahasa
sudut pandang

Yakin
Aku yakin penantian ini tak'kan sia"
aku percaya padamu
Rasaku adalah rasamu
Cintamu milik cintaku
Pelukmu hanya untukku

Temani aku
Temani ku
Jadilah bagian terindah dalam hidupku
Menjadi ibu dari anak kita
Mendampingiku
Mencintaiku selalu
Hingga rambutku memutih
Tubuhku melemah
Dan nafas terakhir meninggalkan tubuh ini

Aku mencintaimu malaikatku

Senin, 09 Mei 2016

Rindu

Rindu itu seperti tetesan air hujan
Kecil tapi tak bisa ditampung
Menumpuk dan membasahi
Terlihat namun dihindari
Kadang dicari namun tak jelas adanya
Beda intensitas namun satu nama
Hanya sebuah perkiraan bukan kepastian
Memadamkan tapi juga membakar
Tak berbentuk padat tapi menyakitkan
Tak peduli suka atau tidak dia tetap datang
Tak kenal waktu namun itu nyata adanya
Apakah kamu sedang merindukan seseorang
Atau sedang dirindukan oleh seseorang
Mampukah kamu berkata
Aku rindu padamu
Atau bertanya padanya
Apakah kamu merindukanku
Katakanlah sebelum semua terlalu terlambat
Dan kamu menyeselalinya

Selasa, 05 Januari 2016

Seorang Wanita

Aku masuk dalam sebuah kafe
Kulihat ada seorang wanita sedang sibuk dengan bukunya
Duduk dipojok ruangan dekat jendela
Ekspresi serius terpancar dalam raut wajahnya
Namun tak bisa menutupi paras cantik dirinya

Baju abu kelabu
Celana jeans hitam
Lengkap dengan sneakers hitam dikakinya
Dandanan khas anak muda jaman sekarang
Simpel tapi tetap bergaya

Ku teguk kopi panas yang ku pesan
Sambil menikmati setiap pikiran liar tentang dirinya
Ingin ku beranjak dari dudukku dan menyapanya
Namun nyaliku tak sebesar mulutku
Sekali lagi ku teguk kopiku dan tetap bergeming

Mungkin aku telah melewatkan kesempatan untuk berteman
Meski itu hanya alasan untuk menyembunyikan maksudku yang sebenarnya
Tapi biarlah, kata orang jodoh gak kemana

Ku habiskan kopiku dan beranjak pergi
Mungkin lain waktu bila bertemu dengannya lagi
Nyaliku untuk berkenalan dengannya sudah lebih besar
Selamat tinggal wanita misterius
Semoga kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti