Free Fire Pointer Blue Cursors at www.totallyfreecursors.com
Bagus K Hapsoro: Oktober 2014

Welcome To My Blog J

Selasa, 28 Oktober 2014

Stop, Think, Pray, and Don't Regret it

Kita hidup dalam dunia yang penuh persimpangan
tak jelas kemana arah dan tujuan kita kan pergi
salah langkah semua kan berubah tuk selamanya
apa tak ada cara agar semua menjadi jelas
hanya satu cara tuk menentukan jalan
ketika semua dimulai dengan sebuah pilihan
hentikan langkah dan pikirkan lagi
pikir dan teruslah berpikir hingga kau temukan
satu jalan menuju kebenaran sesungguhnya
namun sang hati mulai dirundung keraguan
apakah benar jalan ini atau salahkah
biarlah Tuhan terlibat dalam jalan yang kau pilih
agar tak diberikannya kepadamu kesesatan
tenanglah, berdoalah dan kau kan temukan
pintu yang tertutup kabut keraguan
melangkahlah dan percayalah semua kan menjadi indah
namun sebenarnya semua jalan menuju keindahan
hanya saja besar kecil halangan yang ada dalam jalan
semua kau tentukan melalui doa dan pilihan
janganlah kau sesali semua yang telah terjadi
karena percuma kau sesali semua tak'kan terulang
kau tak'kan bisa berbalik dan melangkah mundur
kini biarlah Tuhan yang selalu tunjukkan jalan
karena percayalah tanpa Tuhan sekarang pun
kau kan tetap berdiri ditengah persimpangan
dalam pikiran dan hati yang penuh keraguan
dan tak'kan pernah sekali pun kau melangkah
dan melihat dunia ini dalam keajaiban

Setengah hati

Tidak ada arti, hanya setengah hati
tak jelas tertutup kabut
apakah ini yang ingin kau tunjukan
setengah dari satu yang kau punya
aku tak meminta banyak
karena kau pun hanya memiliki satu
tak bisakah kau berikan semua tuk ku miliki
begitu susah tuk kau lakukan
tanpa kau sesali semua yang telah terjadi
kini kau biarkan dia memilikinya
satu yang ingin ku jaga
pergilah saja kasih pergi
dirinya tak'kan menunggu
tak'kan berhenti berlari
membuatmu semakin dekat dengannya
kini ku mengerti arti dari perpisahan
seperti hilang rasa dalam hidup
karena ku hanya tersisa setengah
setengah hati

Jumat, 17 Oktober 2014

Maafkan Aku

Ketika mentari bersinar di ufuk Timur
dimana alarm berbunyi pada dentang waktu yang sama
dan ku lihat dunia mulai berputar pada porosnya
tepat dimana semua berakhir selalu ada awal yang baru
saat itulah dimana mata saling beradu
tak berucap namun saling mengerti
bahwa apa yang kita mulai ini terlalu dini
matamu tertuju padaku namun ku tak melihatmu
bukan maksud mengabaikanmu
hanya saja kau belum memahaminya
memahami apa yang kurasakan
memahami apa yang sesungguhnya terjadi
aku menunggu saat kau beranjak dewasa
dan mulai mengerti arti dari semua ini
aku tahu aku salah meninggalkanmu tanpa alasan
membisu dan menjauh yang kubisa
aku hanya ingin kau mengerti
tanpa perlu aku artikan lagi
namun disaat kau mulai sadar dan mengerti
kini terlambat bagiku tuk kembali lagi
kembali pada peluk hangat dirimu
barulah aku sadar bahwa ku tlah menyakitimu
meninggalkan seberkas luka
yang tak'kan pernah tertutup lagi
meninggalkanmu dalam kesakitan
apa yang harus ku lakukan
apa lagi yang harus kusesali
masih adakah hal yang terlewat
andai waktu kan terputar ulang
aku harap pagi yang sama saat ku melihatmu pertama kali
dapat terulang kembali
maafkan aku kasih, maafkan aku..