Untuk apa menyeduh rindu,
Bila jarak bukanlah penghalang
Untuk apa menyeduh cinta,
Bila akhirnya menjadi dingin dan terlupakan
Jangan kau seduh aku dengan kata - kata manis mu,
Bila pada akhirnya hanya pahit yang terkecap
Jangan kau seduh aku dengan tubuh elok mu,
Bila pada akhirnya kau menikmati lelaki lain
Aku tak ingin menyeduh amarah,
Aku hanya ingin menyeduh segelas kehangatan,
Bersama kamu yang ku cinta seorang,
Karena malam hari di luar sana,
Takkan sehangat rumah yang kita tinggali
Dari aku yang kau seduh dengan air dingin,
Saat segelas senja dituangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar