Free Fire Pointer Blue Cursors at www.totallyfreecursors.com
Bagus K Hapsoro: Malaikat Tanpa Hati

Welcome To My Blog J

Selasa, 25 April 2017

Malaikat Tanpa Hati

Jantung berdetak cepat
Nafas terengah - engah
Keringat dingin membasahi tubuh
Mataku tak percaya apa yang dilihat
Seorang malaikat tlah jatuh
Dari awan yang membawanya terbang

Cantik, Indah dan Menawan
Begitu mempesona
Tak berdaya ku dibuatnya
Hanya melihatnya membuatku luluh

Diajaknya aku pergi
Pada dunia gemerlap diluar sana
Memberikanku kehangatan
Ditengah dinginnya malam

Digenggamnya tanganku
Bercerita tentang banyak hal
Berbagi rasa dalam kehambaran
Hambarnya hidupku

Nyamanku dibuatnya
Dengan setiap belaian tangannya
Pada tubuhku yang rapuh ini
Membuat tegar dalam keputusaanku

Percayalah
Kau tak'kan mengerti rasanya
Mencintai dirinya yang begitu sempurna
Tak ternilai rasanya memilikinya

Ketika hari berganti bulan
Ketika bulan berganti tahun
Api cinta ini mulai padam
Tak lagi panas tak lagi bergairah

Kurasakan dirinya berbeda
Tak lagi sama
Semakin egois
Semakin hilang kendali
Terpaku dengan dunianya dulu

Ternyata dia ingin kembali
Pada nyamannya langit biru
Pada lembutnya awan putih
Pada pelangi setelah hujan

Katanya ku hanya sementara
Katanya ku tak bisa bersamanya
Katanya ku hanya batu pijakan
Agar dia bisa kembali
Pada dunianya yang sempurna

Ternyata aku hanya pelarian
Dari ego dirinya
Yang ingin menikmati dunia ini
Menemaninya agar tak kesepian

Dan sekarang semua sirna
Yang tersisa hanyalah hati yang hampa
Tak lagi sempurna
Tak lagi bernyawa

Meninggalkan kehancuran
Yang kemudian berubah menjadi amarah
Perasaan ingin mengejarnya
Mengikatnya lagi dalam gairahku

Kini ku tersesat dalam keambiguan
Ingin ku melangkah maju
Namun terlalu remuk hati ini
Membuat kaki ini tak lagi ingin melangkah

Aku terjatuh
Pada lubang dalam
Bernama keputusasaan
Karena seorang malaikat
Malaikat tanpa hati
Membuatku tenggelam
Dalam lubang itu
Pada kenyataan semu
Yang membuatku tak lagi hidup

Dan inilah nafas terakhirku.....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar