Aku sedang berdiri
Di depan sebuah pintu besar
Indah dan menawan rupanya
Bertuliskan kata "hati" diatasnya
Aku mencoba membukanya
Dengan berbagai kunci
Kasih sayang, cinta, kejujuran
Perjuangan, waktu, tenaga
Dan hal lainnya
Namun pintu itu masih bergeming
Aku mengetuknya
Namun hanya diam jawabnya
Aku ketuk lagi
Sekali lagi
Berkali - kali lagi
Hingga ku lelah dibuatnya
Mungkin ini soal waktu
Tentang siapa yang menunggu
Maka pintu akan terbuka
Maka ku putuskan tuk menunggu
Sehari, dua hari
Seminggu, tiga minggu
Sebulan dan akhirnya
Tahun - tahun pun berlalu
Aku mulai berpikir
Bahwa aku berada
Di pintu yang salah
Dengan tujuan yang juga salah
Saat ku hampir menyerah
Ku dengar langkah kaki
Samar tapi pasti
Mendekat kearah ku
Kulihat seseorang datang
Dengan jubah putih
Wajah bersinar terang
Terselip senyum dibibir-Nya
Orang itu berkata
"Kau telah lakukan bagianmu
Kini biarkan Aku
Mengerjakan bagian-Ku"
Orang itu mulai mendorong
Pintu besar tersebut
Hingga perlahan
Terbuka lebarlah pintu hati itu
Aku melangkah masuk
Bersama diri-Nya
Dan tinggal didalamnya
Sembari memberikan
Cinta kasih, kesetiaan,
Kejujuran, kepercayaan
Beserta semua hal lain
Yang dibutuhkan
Tuk tetap memanaskan
Hatimu
Malaikatku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar